Copasebelah – Bacaan hari ini tentang Kabut
asap belum mau pergi dari bumi Jambi. Dampaknya tak hanya ke kesehatan, tapi
juga mengganggu pendidikan anak-anak Jambi.
Seorang warga yang juga pengajar di salah satu
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jambi, Muhammad Ridho, mengatakan kegiatan
belajar mengajar di Jambi terganggu kabut asap. Tak ada kepastian
sekolah-sekolah di Kota Jambi dan Muaro Jambi bisa masuk setiap harinya.
"Tiap malam jam 19.00 WIB kita harus nonton
stasiun televisi lokal menunggu pengumuman wali kota besok masuk atau
libur," tutur Ridho , Rabu (30/9/2015).
Kebanyakan, pengumuman itu berujung libur sekolah. Namun khusus untuk
hari Senin dan Kamis, biasanya wali kota mengumumkan sekolah masuk.
"Kasihan anak-anak sekolah," ujar pria yang juga mengajar di
bimbel ini.
Soal kondisi kabut asap di wilayah Jambi, Ridho mengatakan masih
memprihatinkan, masih pekat. Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB terasa seperti
malam.
"Pemerintah harus ingat Jambi juga Indonesia, bukan cuma Riau dan
Kalimantan," ujarnya satire.
Terimasih telah berkunjung untuk membacanya.
Copasebelah dari Sumber
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini dan tentu saja gratis, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Copasebelah


Tidak ada komentar:
Posting Komentar